BIRO PANDU KEADILAN

Deputi Olahraga dan Kepanduan DPW PKS SUMSEL

Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net
17.04

MUTU Kota Palembang Ikhwan (23-26 Oktober 2008)

Diposting oleh DEPUTI OLAHRAGA DAN KEPANDUAN


Mukhoyam Terpadu kembali akan di gelar di Kota Palembang, Rencananya Insya Allah akan diadakan pada tanggal 23 s/d 26 Oktober 2008 yang berlokasi di Ponpes Raudhatul Ulum Ogan Ilir, diharapkan kader Ikhwan Palembang dapat mengikuti program tersebut

15.28

Mengapa Kita Harus Mukhoyam ?

Diposting oleh DEPUTI OLAHRAGA DAN KEPANDUAN

1.MUKHOYYAM MERUPAKAN SARANA TARBIYAH
Manusia terdiri dari 3 unsur dasar yaitu: akal, ruh dan fisik. Pembinaan manusia seutuhnya menemukan kesempurnaannya apabila melingkupi ketiga unsur tersebut. Tarbiyah Islamiyah harus mencakup tarbiyah fikriyah, tarbiyah ruhiyah dan tarbiyah jasadiyah. Ketiganya harus saling mengisi dan melengkapi. Berbeda dengan sarana tarbiyah yang lain yang mencakup satu atau dua aspek, mukhoyyam mencakup ketiga aspek tersebut di atas, meskipun aspek jasadiyah lebih dominan terutama pada jenjang-jenjang awal.
Hal ini berarti Mukhoyyam sama kedudukannya dengan sarana tarbiyah yang lain dan wajib dilaksanakan dalam proses tarbiyah, hanya berbeda fungsi, muatan dan teknis pelaksanaannya. Usrah, halaqah, tatsqif merupakan kewajiban pekanan. Daurah, ta'lim, mabit dan rihlah merupakan kewajiban bulanan atau beberapa bulanan. Sedangkan mukhoyyam merupakan kewajiban tahunan.
"Mukhoyyam tidak bisa digantikan oleh perangkat tarbiyah lainnya. Sepanjang sejarah jamaah, mukhoyyam merupakan perangkat yang sangat menonjol dan selalu dibutuhkan oleh perangkat tarbiyah lainnya". Bahkan mukhoyyam disebut oleh para masyayikh sebagai mukammilut tarbiyah karena menyempurnakan perangkat-perangkat tarbiyah lainya.
Sebagai sarana tarbiyah mukhoyyam berfungsi sebagai: Sarana tajammu', tarbiyah dan tadribah kader dengan mukhoyyam para kader dapat berkumpul untuk berinteraksi, saling mengenal, saling memahami, bekerja sama dan saling menolong. Para peserta juga mendapatkan shibghah islami, melatih disiplin, melatih berbagai ketrampilan maupun keahlian yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kondisi-kondisi tertentu.

2.MUKHOYYAM MERUPAKAN DIKLAT WAJIB KEPANDUAN
Pendidikan dan latihan (Diklat) Kepanduan adalah sarana untuk merekrut dan membina anggota Pandu Keadilan. Dengan diklat ini diharapkan mencapai target "seluruh kader adalah anggota Pandu Keadilan dan seluruh kelompok pembinaan adalah regu Pandu Keadilan". Vakumnya mukhoyyam belakangan ini dampaknya sangatlah mengkhawatirkan. Bukan hanya semakin sulit mencari anggota Pandu Keadilan untuk pengamanan, tetapi juga semakin melunturnya wa'yul amni (sense of security) dan kedisiplinan di kalangan kader kita.
Diklat Kepanduan terdiri dari:
a.Diklat wajib, yaitu diklat Kepanduan yang wajib diikuti oleh seluruh kader sesuai dengan jenjang keanggotaannya. Diklat wajib hanya ada satu, yaitu mukhoyyam Pandu Keadilan (MPK) dengan penjenjangan sebagai berikut:
i. MPK Dasar 1 untuk Anggota Pemula
ii. MPK Dasar 2 untuk Angota Muda
iii. MPK Menengah 1 untuk Angota Madya
iv. MPK Menengah 2 untuk Anggota Dewasa
v. MPK Lanjutan 1 untuk Anggota Ahli
vi. MPK Lanjutan 2 untuk Anggota Purna

b.Diklat pilihan, yaitu diklat kepanduan yang dapat diikuti oleh kader yang
berminat dengan memenuhi syarat-syarat tertentu. Diklat pilihan terddiri dari:
i. Latihan Dasar Pandu Keadilan (LPK)
ii. Latihan Khusus (Latsus)
iii. Training For Trainers (TFT)
iv. Pendidikan Dasar Korps Satuan Tugas Keadilan (Diksar KORSAD)
V. Sedangkan untuk akhwat Pendidikan Dasar Barisan Putri Keadilan (Diksar SANTIKA)

3.MUKHOYYAM ENAK DIIKUTI DAN PERLU
Mukhoyyam bukan hanya kewajiban, tetapi menjadi kebutuhan yang enak dan perlu diikuti para kader-kader karena nilai-nilai positif yang didapat di dalamnya, di antaranya adalah:
a.Rekreatif
Latar belakang mukhoyyam adalah kelompok rihlah sehingga syarat muatan rihlah, hiburan dan penyegaran
b.Edukatif
Mukhoyyam mengandung aspek-aspek pendidikan berupa aspek afektif (pengetahuan), aspek kognitif (sikap) dan psikomotorik (perilaku). Instruktur mukhoyyam sudah lulus diklat TFT Pandu Keadilan, mengusai teori dan mempunyai fisik yang teruji. Mukhoyyam bukan perploncoan. Mukhoyyam juga tidak dengan 'iqab (hukuman).
c.Mengeratkan ukhuwwah
Mukhoyyam bukan sekedar berkumpul, tetapi menjalin simpul-simpul ukhuwwah sesama peserta di dalam maupun di luar regu / kelompok pembinaannya.
d.Menyehatkan
Mukhoyyam menyehatkan akal, fisik dan ruh. Mukhoyyam merupakan shibghah dan stimulan agar para peserta menindaklanjuti dengan pembiasaan muatan-muatannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mukhoyyam juga enak dan aman diikuti karena merupakan prosedur standar pengamanan disetiap mata acara. Untuk menjamin kesehatan peserta, panitia juga harus selalu menyertakan tim medis (dokter dan asisten) sepanjang acara, termasuk ketika longmarch. Mukhoyyam merupakan hasil kajian yang panjang dengan masukan dari berbagai pihak dan mengalami beberapa kali penyempurnaan.
Pada akhirnya Mukhoyyam akan menghasilkan kader yang cerdas, bertaqwa, sehat, bugar, kuat, trampil, peka sosial, mampu membela diri sendiri, membela orang lain dan mempunyai daya juang yang tinggi untuk menegakkan kebenaran kapanpun dan di manapun berada.
Oleh karena itu Mukhoyyam merupakan kegiatan yang sangat penting karena pada akhirnya semua ibadah dan kewajiban manusia tidak akan dapat tertunaikan secara sempurna kecuali dengan keimanan, pengetahuan, ketaqwaan dan kekuatan fisik yang prima.
KAPAN LAGI KITA MERASAKAN MUKHOYYAM KALAU TIDAK SEKARANG, JANGAN SAMPAI KITA BELUM PERNAH MERASAKAN MUKHOYYAM SELAMA HIDUP KITA..... AYO....